XII IPS 1 - RESENSI_MUHAMMAD NANDA

 RESENSI BUKU



IDENTITAS BUKU

1.        Judul buku       : biografi GUS DUR

2.        Penulis buku    : Greg barton

3.        Penerbit           : LKis Yogyakarta, 2002

4.        ISBN                 :  9789799589859

5.        Tahun terbit     : 2 Januari 2002

6.        Jumlah halaman: 514 hal


SINOPSIS / RINGKASAN ISI BUKU

Gus Dur, atau Abdurrahman Wahid, adalah tokoh penting dalam sejarah Indonesia yang dikenal sebagai seorang ulama, intelektual, dan politisi. Ia lahir pada 7 September 1940 di Jombang, Jawa Timur, dalam keluarga yang berpengaruh dalam dunia Islam di Indonesia. Ayahnya, Wahid Hasyim, adalah seorang menteri agama Indonesia, dan kakeknya, KH Hasyim Asy’ari, adalah pendiri Nahdlatul Ulama (NU), organisasi Islam terbesar di Indonesia. 

Gus Dur dikenal sebagai pemikir progresif dan seorang pembela hak asasi manusia. Ia sering mengkritik pemerintah dan memperjuangkan kebebasan berpendapat. Pada tahun 1999, Gus Dur terpilih sebagai Presiden ke-4 Indonesia, menggantikan BJ Habibie. Kepresidenannya ditandai dengan berbagai langkah kontroversial, seperti mencabut larangan kegiatan budaya Tionghoa dan membubarkan Departemen Sosial dan Departemen Penerangan.

Namun, masa kepemimpinannya tidak berlangsung lama, karena ia dilengserkan dari jabatan pada tahun 2001. Setelah itu, Gus Dur tetap aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan hingga wafatnya pada 30 Desember 2009. Hingga kini, ia dikenang sebagai tokoh yang berani memperjuangkan pluralisme, demokrasi, dan kebebasan beragama di Indonesia.


KELEBIHAN/KEUNGGULAN BUKU

Relevansi Sejarah dan Politik Indonesia: Sebagai Presiden ke-4 Indonesia, Gus Dur memainkan peran penting dalam masa transisi demokrasi setelah jatuhnya Orde Baru. Biografinya menawarkan pandangan mendalam tentang tantangan dan dinamika politik Indonesia pada masa itu.Kisah Inspiratif dan Unik: Kehidupan Gus Dur penuh dengan pengalaman unik sebagai seorang ulama, intelektual, aktivis, dan politisi. Ia merupakan tokoh yang kompleks, dengan perjalanan hidup yang penuh liku, mulai dari pendidikan agama hingga aktivitas politik, yang dapat menginspirasi banyak orang


KEKURANGAN/KELEMAHAN BUKU

Pembahasan Terlalu Fokus pada Aspek Tertentu: Ada biografi yang lebih menekankan pada sisi keagamaan atau sisi politik saja, sehingga aspek lain dari kehidupan Gus Dur, seperti perannya sebagai budayawan atau pemikir sosial, tidak dibahas dengan proporsi yang seimbang.Kurangnya Kritik terhadap Kebijakan Kontroversial: Beberapa biografi mungkin tidak cukup membahas kelemahan atau kegagalan dari kebijakan yang diambil oleh Gus Dur saat menjadi presiden. Misalnya, pembubaran beberapa kementerian atau kebijakan ekonomi yang kontroversial bisa saja tidak dijelaskan secara mendalam atau dihindari dari sudut pandang kritisKecenderungan Subjektivitas: Sebagai tokoh yang sangat dihormati, penulisan biografi Gus Dur kadang-kadang bisa terlalu subjektif. Beberapa penulis mungkin terlalu menyanjung atau terlalu mengidolakan Gus Dur, sehingga narasi menjadi kurang seimbang dan objektif, terutama dalam membahas kontroversi atau kebijakan yang kurang berhasil selama masa kepemimpinannya.

 

KESIMPULAN

Pemimpin yang Kontroversial namun Berani: Sebagai presiden, kepemimpinan Gus Dur sering dianggap kontroversial, namun ia dikenal berani mengambil langkah-langkah tegas yang dianggap perlu untuk memperbaiki bangsa, seperti mencabut larangan kegiatan budaya Tionghoa dan menutup beberapa kementerian. Meskipun keputusan-keputusannya tidak selalu populer, keberanian dan prinsipnya dalam mengambil sikap Secara keseluruhan, buku-buku tentang Gus Dur menyimpulkan bahwa ia adalah tokoh yang kompleks dan multidimensional, dengan banyak sisi yang layak untuk dipelajari. Warisannya dalam memperjuangkan kebebasan dan keadilan terus dihargai, menjadikannya salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah Indonesia.

 

RESENSATOR : Muhammad Nanda

KELAS : XII IPS 1

Comments

Popular posts from this blog

RESENSI DAFFA SURYA PRATAMA

RESENSI BIMA PUTRA PANAMBANG

RESENSI ZIDAN SYAWAL