XI.3 - VIDEO LITERASI - EKA SRI RAHAYU
RESENSI BUKU LAUT BERCERITA
IDENTITAS BUKU
Judul Buku: Laut Bercerita
Pengarang: Leila S. Chudori
Penerbit: KPG (Kepustakaan Populer Gramedia)
Tahun Terbit: 2017
Kota Terbit: Jakarta
Jumlah Halaman: 379 halaman
ISBN: 978-602-424-694-5
PENDAHULUAN
“Laut tak pernah berdusta, ia hanya menyimpan rahasia.”
Kalimat itu seolah menjadi simbol kisah pilu yang disampaikan dalam novel Laut Bercerita. Buku ini menggambarkan masa kelam sejarah Indonesia, ketika suara kebebasan dibungkam dan banyak aktivis muda menghilang tanpa jejak. Penulis memilih buku ini untuk diresensi karena kisahnya tidak hanya menyentuh secara emosional, tetapi juga membuka mata pembaca tentang perjuangan, kehilangan, dan makna kemanusiaan.
ISI RESENSI
Ringkasan Isi Buku
Novel laut bercerita dibagi menjadi dua bagian besar. Bagian pertama diceritakan dari sudut pandang biru laut, seorang mahasiswa dan aktivis yang bersama teman-temannya berjuang melawan ke tidak adilan pada masa orde baru. Membentuk kelompok bawah tanah yang berusaha menyuarakan perubahan. Namun perjuangan mereka berakhir tragis mereka ditangkap, disiksa, dan sebagian besar tidak pernah kembali. Bagian kedua menceritakan Asih, adik biru laut, yang bersama keluarga korban terus mencari kebenaran atas hilangnya orang-orang yang mereka cintai. Kisah ini menjadi potret duka mendalam tentang keluarga yang kehilangan, namun Tetap menerapkan berjuang untuk keadilan.
Analisis dan Ulasan
Kelebihan utama buku ini terletak pada gaya bahasa Leila S. Chudori yang puitis namun tegas, serta kemampuannya menggambarkan emosi dengan begitu hidup. Pembaca seolah dibawa menyelam ke dalam perasaan para tokohnya. Selain itu, novel ini juga memiliki nilai sejarah yang kuat, memberikan wawasan tentang tragedi politik yang jarang dibicarakan.
Kekurangannya mungkin terletak pada beberapa bagian yang terasa lambat dan deskriptif berlebihan bagi pembaca muda. Namun hal itu bisa dimaklumi karena memperkaya nuansa cerita.
Kutipan Penting
“Kami menulis bukan karena kami pandai, tapi karena kami ingin dunia tahu kami pernah ada.”
“Laut bercerita tentang tubuh-tubuh yang tak sempat pulang, tentang suara-suara yang masih bergema di dasar ombak.”
Kutipan ini mencerminkan pesan utama novel: tentang keberanian untuk mengingat dan tidak membiarkan sejarah tenggelam begitu saja.
PENUTUP
Laut Bercerita adalah novel yang menyentuh, penuh makna, dan sangat relevan untuk dibaca oleh generasi muda Indonesia. Leila S. Chudori berhasil menyampaikan kisah kehilangan dan perjuangan dengan cara yang lembut namun menggugah. Buku ini layak dibaca oleh siswa SMA, mahasiswa, guru, serta siapa pun yang peduli pada kemanusiaan dan sejarah bangsa. Novel ini bukan sekadar kisah tentang laut dan kehilangan, tetapi juga tentang keberanian untuk bersuara di tengah ketakutan.
IDENTITAS PERESENSI
Nama : Eka Sri Rahayu
Kelas : XI IPA 3
Sekolah : SMA MARTIA BHAKTI
Berikut Link Video Literasinya:
Comments
Post a Comment