XI.3 - VIDEO LITERASI - HANA ALEEYA
RESENSI BUKU
Sherlock Holmes: The Hound of the Baskervilles (Anjing Setan)
IDENTITAS BUKU
Judul Buku : Sherlock Holmes: The Hound of the Baskervilles (Anjing Setan)
Pengarang : Sir Arthur Conan Doyle
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : 2021
Kota Terbit : Jakarta
Jumlah Halaman : 201
ISBN : 978-602-03-3274-1
PENDAHULUAN
Novel Sherlock Holmes: Anjing Setan merupakan salah satu kisah detektif paling terkenal karya Sir Arthur Conan Doyle. Cerita ini menampilkan dua tokoh utama, yaitu Sherlock Holmes dan rekannya Dr. Watson, yang berusaha memecahkan misteri kematian aneh Sir Charles Baskerville. Latar cerita berada di Inggris pada abad ke-19, tepatnya di kawasan berkabut Dartmoor yang penuh legenda tentang anjing setan yang menghantui keluarga Baskerville.
Novel ini tidak hanya menyuguhkan kisah detektif yang penuh teka-teki, tetapi juga menonjolkan kecerdasan, logika, dan ketelitian dalam berpikir. Pembaca diajak menyelami ketegangan, rasa ingin tahu, dan kejutan dari setiap petunjuk yang terungkap.
ISI RESENSI
Ringkasan Isi Buku
Kisah dimulai dari kematian misterius Sir Charles Baskerville yang ditemukan tewas di pekarangan rumahnya dengan ekspresi ketakutan dan jejak besar seperti cakar anjing di dekatnya. Penduduk sekitar percaya bahwa ia dibunuh oleh makhluk legendaris, “anjing setan” yang menghantui keluarga Baskerville.
Sherlock Holmes menugaskan Dr. Watson untuk menemani pewaris keluarga, Sir Henry Baskerville, ke rumah Baskerville Hall. Selama penyelidikan, Watson menemukan banyak kejanggalan: suara anjing di malam hari, bayangan misterius di rawa, dan orang-orang yang menyembunyikan rahasia.
Akhirnya, terungkap bahwa pelaku sebenarnya adalah Stapleton, kerabat jauh keluarga Baskerville yang serakah. Ia menggunakan seekor anjing besar berlumur fosfor untuk menakuti dan membunuh pewaris keluarga demi harta warisan. Holmes datang tepat waktu untuk menggagalkan rencana jahat tersebut.
Analisis dan Ulasan
Kelebihan:
Cerita penuh misteri dan logika yang menegangkan.
Karakter Holmes sangat cerdas, analitis, dan berkarisma.
Latar suasana moor yang kelam menambah nuansa horor dan misteri.
Alur penuh kejutan dan tidak mudah ditebak.
Kekurangan:
Penggunaan bahasa klasik mungkin terasa berat bagi pembaca muda.
Beberapa bagian penyelidikan terkesan lambat di awal cerita.
Kutipan Penting
“Tidak ada hal yang lebih menipu daripada kenyataan yang terlihat jelas.”
“Ketika kau telah menyingkirkan yang mustahil, maka apa pun yang tersisa, betapapun tidak masuk akal, pasti itulah kebenarannya.”
PENUTUP
Novel Anjing Setan menunjukkan kecerdikan Sherlock Holmes dalam memecahkan misteri melalui logika dan observasi tajam. Kisah ini mengajarkan pembaca untuk berpikir rasional, tidak mudah percaya pada mitos atau ketakutan, serta pentingnya mencari kebenaran dengan bukti. Nilai moral yang dapat dipetik ialah bahwa kebenaran selalu dapat diungkap jika seseorang berpikir dengan jernih dan tidak terpengaruh oleh ketakutan.
IDENTITAS PERESENSI
Nama : Hana Aleeya
Kelas : XI-3
Sekolah : SMA Martia Bhakti
Comments
Post a Comment