XI.3 - VIDEO LITERASI - IZZAT ZEYHAN NANDRA
Resensi Buku The Alchemyst {The Secret Of The Immortal Nicholas Flamel}
IDENTITAS BUKU
Judul Buku :The Alchemyst {The Secret Of The Immortal Nicholas Flamel}
Pengarang : Michael Scoot
Penerbit : Qantara (Penerbit Indonesia)
Tahun Terbit : 2022
Kota Terbit : Tangerang Selatan
Jumlah Halaman : 503
ISBN : 978-623-90436-5-0
PENDAHULUAN
Berisi tentang berapa lama seseorang bisa hidup dan rahasia apa yang harus ia lindungi untuk menjaga keabadian itu? Pertanyaan inilah yang menjadi inti dari The Alchemyst, novel pertama dalam seri The Secrets of the Immortal Nicholas Flamel oleh Michael Scott. Buku ini mengambil salah satu tokoh paling misterius dalam sejarah Alkemi, Nicholas Flamel dari abad ke-14, dan melemparkannya ke tengah-tengah San Francisco modern.
Saya memilih novel ini karena novel ini menyajikan perpaduan menarik antara sejarah nyata tokoh alkemis legendaris Nicholas Flamel, mitologi kuno, dan petualangan fantasi yang mendebarkan, serta menyajikan kisah yang cerdas dan penuh aksi.
ISI RESENSI
Ringkasan Isi Buku
Kisah yang berpusat pada Josh dan Sophie Newman, kembar berusia lima belas tahun yang bekerja di pekerjaan musim panas biasa. Rutinitas mereka hancur ketika bos Josh, Nick Fleming, diserang oleh Dr. John Dee yang jahat di toko buku tempat Josh bekerja. Pertarungan magis itu mengungkap identitas Nick yang sebenarnya. Ia adalah Nicholas Flamel, seorang Alkemi abadi, dan buku yang ia jaga adalah Codex, atau Buku Abraham sang Magus, yang berisi formula untuk Ramuan Kehidupan dan Batu Bertuah.
Dee berhasil mencuri Codex dan menculik istri Nicholas, Perenelle Flamel. Nicholas kini harus melarikan diri bersama si kembar, karena tanpa Codex, ia dan Perenelle akan menua dan mati dalam sebulan. Flamel percaya bahwa Josh dan Sophie adalah kembar dalam ramalan kuno, yang ditakdirkan untuk memiliki kekuatan besar, baik untuk menyelamatkan maupun menghancurkan dunia. Dibantu oleh prajurit abadi Scathach, Flamel berpacu melawan waktu untuk mencapai Hekate, Dewi dengan Tiga Wajah, untuk "Membangkitkan" potensi magis si kembar.
Meskipun Sophie berhasil Dibangkitkan dan mulai menguasai sihir Udara, Dee terus memburu mereka, bersekutu dengan Tetua Kegelapan kuno. Dalam pelarian yang intens dari San Francisco ke alam bayangan Hekate, dan kemudian ke Ojai, si kembar harus menghadapi kenyataan bahwa hidup mereka takkan pernah sama, dan bahwa nasib dunia tersembunyi dalam aura magis yang baru mereka sadari.
Analisis dan Ulasan
Kelebihan dari buku “The Alchemyst” ini adalah memilik konsep yang unik tentang mitologi yang hidup di dunia nyata modern dan aksi kejar-kejaran yang mendebarkan.
Kekurangan dari buku “The Alchemyst” ini meliputi banyaknya penjelasan detail tentang dunia sihir yang memperlambat cerita, serta akhir yang menggantung tanpa penyelesaian yang memuaskan.
Kutipan Penting
“The truth is always more interesting than the legend.”
“(Kebenaran selalu lebih menarik daripada legenda).”
Kutipan ini mencakup keseluruhan tema inti novel, dimana legenda sejarah yang selama ini kita kenal (seperti Flamel) ternyata hanyalah sebagian kecil dari kebenaran yang jauh lebih besar dan lebih berbahaya.
PENUTUP
Novel “The Alchemyst” adalah buku yang menggabungkan mitos kuno dengan ketegangan masa kini, yang menawarkan kisah lebih dari sekadar aksi sihir. Novel ini sangat direkomendasikan untuk para pembaca pecinta novel fantasi dewasa muda dan siapa pun yang tertarik pada cerita yang kaya akan legenda sejarah. Buku ini cocok untuk siswa SMA hingga masyarakat umum yang mencari buku dengan kisah mitologi atau legenda kuno dengan petualangan “bersambung” yang mendorong kita untuk mencari episode berikutnya segera setelah selesai membacanya.
IDENTITAS PERESENSI
Nama Peresensi : Izzat Zeyhan Nandra
Kelas : XI.3
Asal Sekolah : SMAs Martia BhaktI
Comments
Post a Comment