XI.3 - VIDEO LITERASI - MUHAMMAD FATKHI ASSHODIQ
TERUNTUK MASA KECIL DAN AKU DI KEMUDIAN HARI
IDENTITAS BUKU
Judul Buku: TERUNTUK MASA KECIL DAN AKU DI KEMUDIAN HARI
Pengarang: ROFIE FAUZIE
Penerbit: GagasMedia
Tahun Terbit: 2023
Kota Terbit: Jakarta
Jumlah Halaman:142
ISBN: 978-623-493-266-9
PENDAHULUAN
"Kita tidak pernah benar-benar meninggalkan masa kecil, hanya saja kita sering lupa jalan untuk kembali mengunjunginya."
Kutipan itu menggambarkan dengan indah isi buku Teruntuk Masa Kecil dan Aku di Kemudian Hari karya Rofie Fauzie. Buku ini menarik untuk dibaca karena mengajak pembaca mengenang masa kecil yang penuh makna, serta merenungkan bagaimana masa lalu membentuk diri kita di masa kini. Penulis berhasil menghadirkan suasana nostalgia yang hangat, sederhana, namun menyentuh hati. Itulah alasan saya memilih buku ini untuk diresensi — karena buku ini bukan sekadar cerita, tetapi perjalanan menuju diri sendiri
ISI RESENSI
Ringkasan Isi Buku
Buku ini merupakan kumpulan cerita pendek yang berisi refleksi dan kenangan masa kecil penulis yang dikemas dengan bahasa yang puitis dan emosional. Setiap cerita membawa pembaca pada perjalanan waktu — dari tawa kecil di tepian sungai, bermain hujan, hingga perjuangan hidup di usia dewasa.
Melalui cerita-cerita tersebut, Rofie Fauzie mengajak pembaca memahami nilai kehidupan, kasih sayang keluarga, arti perjuangan, dan bagaimana kita seharusnya berdamai dengan masa lalu. Buku ini menggambarkan bahwa masa kecil bukan sekadar kenangan, melainkan fondasi yang membentuk siapa kita di kemudian hari.
b. Analisis dan Ulasan
Kelebihan buku ini terletak pada gaya bahasa yang lembut dan mudah dipahami. Setiap cerita singkat, tetapi sarat makna dan perasaan. Pembaca dapat merasakan kehangatan, haru, dan bahkan rasa rindu akan masa lalu.
Kekurangannya, beberapa cerita terasa terlalu singkat sehingga pembaca ingin tahu lebih banyak tentang kelanjutan kisahnya. Namun, justru di situlah kekuatannya — meninggalkan ruang bagi pembaca untuk merenung.
Jika dibandingkan dengan buku sejenis seperti Sepotong Senja untuk Pacarku karya Seno Gumira Ajidarma, karya Rofie Fauzie terasa lebih personal dan reflektif, lebih menekankan pada perasaan dan kenangan ketimbang konflik
c. Kutipan Penting
"Kita tumbuh, tapi sebagian dari diri kita tetap tinggal di masa kecil — menjaga tawa, luka, dan mimpi yang belum sempat selesai.”
“Masa kecil bukan tentang mainan atau teman bermain, tapi tentang bagaimana kita belajar menjadi manusia yang tahu cara mencintai dengan tulus.”
PENUTUP
Teruntuk Masa Kecil dan Aku di Kemudian Hari adalah buku yang indah, hangat, dan penuh makna. Buku ini cocok untuk dibaca oleh pelajar, mahasiswa, guru, maupun pembaca umum yang ingin merenungkan perjalanan hidup dan mengenang masa kecilnya.
Pesan moral yang kuat serta gaya bahasa yang ringan membuat buku ini layak dibaca oleh siapa pun yang membutuhkan kehangatan dalam bentuk kata-kata.
IDENTITAS PERESENSI
Nama: MUHAMMAD FATKHI ASSHODIQ
Kelas: XI.3
Sekolah: SMA MARTHIA BHAKTI
Berikut Link Video Literasinya:
https://drive.google.com/file/d/1pfG4_lts0ALbM9PkZvqcSoxE37r1waGm/view?usp=sharing
Comments
Post a Comment