XI.3 - VIDEO LITERASI - NAURA SALSABILA
RESENSI BUKU 'HI BERLIN 1998'
IDENTITAS BUKU
Judul Buku: Hi Berlin 1998
Pengarang: Wahyuni Albiy
Penerbit: Cloudbooks
Tahun Terbit: Agustus 2024
Kota Terbit: Depok
Jumlah Halaman: 360 halaman
ISBN: 978-623-8668-11-3
PENDAHULUAN
Hi Berlin 1998 karya Wahyuni Albiy adalah novel remaja bergenre romance yang mengangkat tema tentang prinsip cinta, perbedaan usia, dan konflik batin.Novel ini menarik karena menyajikan kisah cinta yang tidak pasaran. Tokoh utamanya, Sakeza Labiru, memegang prinsip bahwa pasangan ideal harus pria yang lebih tua atau setidaknya seumuran. Namun, datanglah seseorang yang melanggar prinsip itu seorang pria muda bernama Jan Adam, blasteran Jerman yang mengacaukan dunia perasaannya. Novel ini saya pilih sebagai bahan resensi karena temanya yang melekat dengan pengalaman banyak remaja saat ini, sehingga mudah dipahami lebih dalam.
ISI RESENSI
a. Ringkasan Isi Buku
Cerita ini bermula dari Sakeza Labiru, siswi yang selama ini menjalani hidup dengan prinsip bahwa pacarnya harus pria yang lebih tua atau seumuran. Semuanya tampak aman sampai suatu hari, terjadi pertengkaran dengan pacarnya yang bernama raka, yang melempar kamera digital milik Sakeza. Kamera itu ditemukan oleh seorang adik kelas yang bekerja di kedai kopi. Karena harus mengambil kamera, mereka mulai berinteraksi, menukar nomor, dan mulai berkomunikasi secara tidak langsung.
Adik kelas tersebut adalah seorang pria blasteran Jerman, yang bernama Jam Adam dengan sifat dewasa yang lebih dari sosok yang biasanya Sakeza bayangkan. Interaksi mereka berkembang perlahan lewat obrolan ringan yang ternyata
obrolan mereka nyambung, perhatian kecil, dan kehadiran yang nyaman. Meski lebih muda, sang adik kelas menunjukkan kepedulian, pengertian, dan kedewasaan di depan Sakeza.
Di tengah kedekatan itu, tiba tiba Jan Adam di datangi kakaknya dari Jerman menyuruh Jan Adam untuk berhenti bekerja dan menjauhi Sakeza, serta Jan Adam disuruh tinggal ke Jerman oleh kakaknya. Jan Adam menolak permintaan itu, Ia akhirnya memutuskan untuk menjauhi Sakeza. Jan Adam mulai merasa berbeda setelah menjauhi Sakeza, Ia terus memikirkan Sakeza.
Akhirnya Jan Adam gagal untuk menjauhi Sakeza, karena Adam merasa ia sudah jatuh cinta dengan Sakeza. Sakeza pun merasakan hal yang sama seperti Jan Adam.
a. Analisis dan Ulasan
Kelebihan :
- konfliknya ringan dan relatable bagi pembaca remaja
- Karakter Sakeza digambarkan dengan konflik batin yang realistis, membuat pembaca bisa ikut merasakan kebimbangannya
- Gaya bahasa penulis simple dan mudah dicerna
- Akhir cerita yang hangat dan reflektif
- Bahasa yang ringan tapi penuh emosi
Kekurangan :
- Alurnya cukup lambat
- Beberapa bagian konflik terasa dipercepat atau kurang mendalam pengembangan emosinya - Penokohan Jan Adam kurang di eksplor
a. Kutipan Penting
"Permintaan maaf yang berlebihan akan melemahkan permintaan maafmu ketika itu benar benar dibutuhkan"
PENUTUP
Secara keseluruhan, novel Hi Berlin 1998 adalah novel remaja yang menyajikan romansa dengan alur yang menarik. Konflik batinnya dapat menyentuh pembaca yang pernah merasakan dilema antara menjaga prinsip atau membiarkan hati berbicara. Buku ini layak dibaca oleh remaja dan pecinta novel romantis. Meskipun terdapat kekurangan pada konflik ,alur , serta tokohnya kurang di ekspor lebih dalam tetapi kekurangan itu tertutupi karena memiliki banyak kelebihan.
IDENTITAS PERESENSI
Nama peresensi : Naura Salsabila
Kelas : XI.3
Nama Sekolah : SMA Martia Bhakti
Comments
Post a Comment