XI.3 - VIDEO LITERASI - RAFI ATHA NUR FADHIL
RESENSI BUKU ( Si Anak Savana)
IDENTITAS BUKU
Judul Buku : Si Anak Savana
Pengarang : Tere Liye
Penerbit : PT SABAK GRIP NUSANTARA
Tahun Terbit : 2022
Kota Terbit : Depok – Jawa Barat
Jumlah Halaman : 382
ISBN : 978-623-97262-2-5
PENDAHULUAN
Novel Si Anak Savana adalah buku kedelapan dari serial "Anak-Anak Nusantara" karya Tere Liye. Novel ini membawa kita pada petualangan yang sarat akan nilai-nilai kehidupan dan berlatar di padang rumput yang indah. Cerita ini bukan hanya tentang masa kecil yang ceria, tetapi juga tentang bagaimana sekumpulan anak-anak dengan keberanian dan persahabatan yang tulus mampu menghadapi masalah besar di kampung mereka.
Kutipan Menarik: “Aku melihat ketangguhan di savana. Pada rumput yang kering, berwarna cokelat, terinjak. Tapi besok-besok tetap ada, menghijau kembali saat diguyur hujan. Kalau kau tanya aku, aku melihat dan merasakan itu. Adalah masa depanku. Karena aku anak savana.”
ISI RESENSI
Ringkasan Isi Buku
Novel ini berpusat pada Ahmad Wanga dan sembilan sahabatnya, yang tinggal di Kampung Dopu yang dikelilingi savana. Kehidupan tenang mereka terusik oleh misteri hilangnya sapi-sapi warga secara beruntun dan tanpa jejak. Ketika masalah ini tidak mampu dipecahkan oleh orang dewasa, Kepala Kampung Wak Donal meminta bantuan Wanga dan kelompoknya yang cerdas untuk menyelidiki.
Penyelidikan mereka membawa mereka pada lahan jagung tertutup milik Ompu Baye dan berhadapan dengan penjaganya, Mister. Wanga dan teman-teman harus menghadapi berbagai tantangan dan bahaya hingga akhirnya berhasil mengungkap bahwa dalang pencurian dan penyelundupan sapi adalah Mister, yang juga menculik Wak Ede yang memergoki aksinya. Cerita kemudian memuat plot twist yang melibatkan dendam masa lalu, di mana Wak Ede yang melarikan diri menculik Tuan Guru karena dendam lama. Novel ini adalah kisah detektif yang dibungkus dalam balutan persahabatan, yang menunjukkan bahwa keberanian dan kejujuran anak-anak mampu mengungkap kejahatan yang tersembunyi.
Analisis dan Ulasan
Kelebihan Buku:
Penggambaran Latar: Tere Liye berhasil menggambarkan Savana dan kehidupan di Kampung Dopu dengan sangat indah dan detail, membuat pembaca seolah berada di lokasi.
Karakter Kuat: Tokoh-tokoh anak (Wanga, Sedo) memiliki karakter yang inspiratif, berani, dan menjunjung tinggi nilai persahabatan, kejujuran, dan tanggung jawab.
Pesan Moral: Novel ini kaya akan pesan moral, seperti pentingnya tidak lari dari kesalahan, pentingnya gotong royong, dan rasa syukur terhadap tempat asal.
Kekurangan Buku:
Jumlah Karakter: Jumlah tokoh yang namanya disebutkan cukup banyak (lebih dari 15 tokoh sentral) dan terkadang membuat pembaca perlu usaha ekstra untuk mengingat peran spesifik masing-masing tokoh pendukung.
kutipan Penting
"Lari dari sebuah kesalahan tidak lebih baik dari berbuat salah itu sendiri." (Kutipan ini menyoroti pelajaran tentang tanggung jawab yang diajarkan orang tua Wanga).
"Kalian mendapat manfaat yang luar biasa karena berbuat baik tanpa perlu dibentak, diingatkan, atau disuruh." (Kutipan ini menjadi nilai kunci dalam cerita, yaitu melakukan kebaikan tanpa mengharapkan pujian/hadiah).
PENUTUP
Novel Si Anak Savana adalah salah satu karya terbaik Tere Liye dalam seri anak-anak, yang menyajikan petualangan seru sekaligus mendidik. Buku ini sangat layak dibaca oleh siswa, guru, dan semua kalangan. Novel ini direkomendasikan karena menggabungkan misteri yang mendebarkan, keindahan alam Nusantara, dan pelajaran hidup yang abadi tentang keberanian, persahabatan, dan cinta tanah air.
IDENTITAS PERESENSI
Nama presensi: Rafi Atha Nur Fadhil
Kelas: XI-3
Sekolah: SMA MARTIA BHAKTI
Comments
Post a Comment