XI.3 - VIDEO LITERASI - SHARAH ATIQA
Resensi Buku Laut Pasang 1994
IDENTITAS BUKU
Judul Buku : Laut Pasang 1994
Pengarang : Lilpudu
Penerbit : Akad x Tekad
Tahun Terbit : 2023
Kota Terbit : Depok
Jumlah Halaman : 320 halaman
ISBN : 978-623-5953-36-6
PENDAHULUAN
Laut Pasang 1994 karya Lilpudu adalah sebuah novel yang terinspirasi dari tsunami Banyuwangi 1994, menceritakan tragedi keluarga Purnomo. Ini adalah kisah tentang perpecahan batin dan kehilangan besar. Saya memilih meresensi novel ini karena kuatnya refleksi tentang penyesalan dan ikatan keluarga. Novel ini bukan hanya tentang gelombang air yang ganas, melainkan tentang “laut pasang” emosi dan tragedi personal. Resensi ini akan menyelami bagaimana Lilpudu menggambarkan perjuangan untuk bangkit dan menemukan arti pengampunan di tengah puing-puing kehancuran.
ISI RESENSI
Ringkasan Isi Buku
Novel Laut Pasang 1994 karya Lilpudu menceritakan kisah keluarga besar di Banyuwangi yang dilanda tragedi tsunami pada tahun 1994, yang menyebabkan kehilangan banyak anggota keluarga, termasuk lima dari tujuh putra bapaknya. Kisah ini menyoroti perjuangan keluarga dalam menghadapi duka, perubahan dinamika, dan hubungan bapak dengan anak-anaknya yang tegang, dengan latar belakang perilaku bapak yang buruk di masa lalu. Meskipun penuh dengan kehilangan, novel ini menekankan pentingnya ikatan keluarga, kasih sayang, dan saling menguatkan untuk bangkit dari keterpurukan.
Analisis dan Ulasan
Novel Laut Pasang 1994 memiliki kelebihan karena mengangkat tragedi nyata tsunami 1994, yang secara mendalam memikat emosi pembaca dengan kisah kehilangan dan perjuangan, serta menonjolkan nilai-nilai persaudaraan dan kehangatan keluarga Purnomo yang menginspirasi, ditambah dengan penggambaran penyesalan mendalam pada tokoh yang memberikan kedalaman psikologis dan pesan moral berharga. Namun, kekurangan novel ini terletak pada penggunaan latar waktu dan alur maju-mundur yang kurang konsisten, yang menyebabkan pembaca kesulitan dalam mengikuti kronologi dan perkembangan cerita secara sempurna.
Kutipan Penting
“Apta! Esa! Pegang tangan Mas yang kenceng!”
“Keluarga dengan tujuh anak laki-lakinya. Bagaimanapun takdirnya nanti, tujuh raga akan tetap satu jiwa.”
PENUTUP
Secara keseluruhan, novel Laut Pasang 1994 karya Lilpudu adalah karya yang kuat dan emosional, berhasil mengangkat tragedi nyata dengan fokus pada perpecahan batin dan ikatan keluarga. Meskipun memiliki kelemahan minor pada konsistensi latar waktu dan alur maju-mundur, novel ini unggul dalam memikat emosi pembaca melalui kisah kehilangan mendalam, nilai persaudaraan, dan refleksi penyesalan.Novel ini sangat direkomendasikan bagi pembaca umum, khususnya para pecinta novel bertema keluarga dan sejarah lokal Indonesia, yang mencari cerita inspiratif tentang perjuangan untuk bangkit, pengampunan, serta kehangatan keluarga di tengah kehancuran.
IDENTITAS PERESENSI
Resensator: Sharah Atiqa
Kelas: XI. 3
Nama Sekolah: SMA Martia Bhakti
Comments
Post a Comment