XI.3 - LITERASI - KEYLA NUR SAFITRI
a. Judul Buku:
b.
Pengarang:
c. Kota Terbit:
Inside Out 2 Meredith Rusu
Jakarta
d.
Tahun Terbit: Juni2024
e. Jumlah Halaman: 256 halaman
f. ISBN-13: 978-1368100229
g. ISBN: 101368100228
II.
PENDAHULUAN
Buku
inimenceritakan tentang anak perempuan yang bernama riley yang sekarang sudah
berusia 13 tahun dan mau masuk SMA. Di Masa pubertas ini, markas besar
pikirannya tiba-tiba kedatangan tamu tak diundang,
yaitu empat remaja emosi baru: Anxiety (si cemas), Envy (si iri),
Embarrassment (si malu), dan Ennui (si bosen).
Konflik
dimulai waktu anxiety mengambil ahli kendali ahli pikiran riley demi bikin
riley jadi anak populer di SMA. Akibatnya, joy dan emosi lamanya dibuang malah
dibuang! riley pun mulai berubah menjadi orang lain dan mengalami krisis
identitas saat ikutan kamp hoki musim
panas. Tugas joy sekarang gimana
caranya kembali ke markas besar sebelum kepribadian asli
riley rusak total.
III.
a.
ISI RESENSI
Ringkasan cerita berpusat pada Riley andersen yang kini menginjak
usia 13 tahun danmulaimemasuki
masa pubertas tepat saat ia diundang mengikuti kamp hoki es penting bersama dua
sahabatnya. Di dalam pusat kendali pikirannya, kebahagiaan Riley terguncang
ketika alarm pubertas berbunyi dan mendatangkan empat emosi
remaja baru: Anxiety
(Cemas), Envy (Iri), Ennui (Bosan), dan Embarrassment (Malu). Karena takut
Riley tidak akan mendapatkan teman baru dan gagal di masa SMA nanti, Anxiety
melakukan kudeta dengan mengurung Joy beserta
emosi lama lainnya di brankas ingatan dan membuang jati diri positif Riley
jauh-jauh. Di bawah
kendali penuh Anxiety, Riley berubah menjadi
remaja yang egois, mengabaikan
sahabat lamanya, dan memaksakan diri demi diterima oleh geng anak populer.
b. Kelebihandankekurangan
Kelebihan: alurnya lebih detail. Karena ini bentuknya novel, sekaligus kita di
suguhin monolog internal
riley yang gak ada di film. Selain
itu novel ini memiliki
cerita alurnya yang sangat ringan jadi pembaca khususnya remaja pasti langsung
paham. Buku ini mengajarkan kalau jadi dewasa itu berarti kita harus menerima
semua emosi kita, bukan cuma bahagia aja. Novel ini membuktikan anak jaman
sekarang yang ambisius tapi rentan kena mental.
Kekurangan: novel ini konfliknya agak ketebak karena rumusnya mirip dengan buku pertama yaitu emosi inti terlempar
dan harus cari jalan pulang. Selain itu untuk yang belum pernah nonton filmnya,
membayangkan konsep abstrak kaya ‘pulau kepribadian’ lewat teks aja mungkin
membingungkan bagi pembaca baru.
c. Kutipanpenting
"Aku tidak tahu bagaimana
cara menghentikan kecemasan. Mungkin ini yang terjadi saat kamu tumbuh dewasa rasa
bahagiamu berkurang."
— Joy
Makna
kutipan: Salah satu kutipan paling emosional di mana Joy merasa putus asa saat melihat Riley beranjak remaja.
Kutipan ini sangat dekat dengan realitas
kehidupan nyata, menggambarkan bagaimana masa remaja membawa tekanan emosional
yang lebih kompleks dibanding masa kanak-kanak.
IV.
PENUTUP/KESIMPULAN
Kesimpulan utama
dari cerita Inside Out 2 adalah bahwa jati diri yang sehat
terbentuk dari penerimaan seluruh emosi dan pengalaman hidup, bukan
hanya dari emosi yang positif saja. Saat memasuki usia remaja, muncul emosi
baru seperti Anxiety yang mencoba
mengendalikan masa depan Riley namun berujung pada serangan panik.
Pada akhirnya, Riley belajar berdamai
dengan ketidaksempurnaannya dan menyadari
bahwa setiap emosi, baik yang menyenangkan maupun yang sulit, memiliki peran
penting dalam mendewasakan dirinya.
V.
IDENTITAS PENULISRESENSI
a.
Nama lengkap: keyla nur
safitri
b. Nama sekolahdankelas: SMA MARTIA BHAKTI XI.3
c. Nomor telepon: 082123797392
d. Alamat email: nuurkeylala12@gmail.com
Berikut Link video literasinya:
https://drive.google.com/file/d/1LroKy410w6ILl2VsXrNPYcqv1yyDQllh/view?usp=drive_link

Comments
Post a Comment