XI.3 - LITERASI - PUTRI MAULANI AJ-JAHRA
RESENSI BUKU
ME AND BANGKA ISLAND
“KISAH CERITA PERJALAN ADELIA YANG PENUH KESABARAN MENJALANI HIDUP SEBAGAI SEORANG AKTOR DAN SEORANG ADELIA YANG SANGAT INGIN PERGI KE BANGKA ISLAND ”

Identitas buku
Judul: ME AND BANGKA ISLAND
Penulis: Aulia oktadi Putri
Cetakan: Cetakan 1
Tahun terbit : 2012
Tebal halaman: 128 halaman
Harga buku: Rp 95.000
Resensi buku
Menceritakan tentang perjalanan hidup sepasang anak kembar bernama Adelia dan Ayesha (serta saudaranya, Kesha). Kisah bermula dari kehidupan sekolah mereka di SD Neustra Cultura School, di mana Adelia dan Ayesha memiliki mimpi besar untuk bisa berlibur ke Pulau Bangka. Namun, rencana liburan tersebut kerap tertunda karena kesibukan orang tua mereka yang harus bekerja ke luar negeri, seperti ke Eropa (London).
Titik balik kehidupan Adelia terjadi ketika keluarganya kembali ke Indonesia dan bertemu dengan Om Faris, seorang sutradara film Hollywood. Om Faris melihat potensi besar pada diri Adelia dan mengajaknya untuk berkecimpung di dunia akting Hollywood. Singkat cerita, Adelia sukses membintangi film pertamanya yang berjudul "One Day Around the World" dan menjalani masa-masa syuting serta kehidupan baru di Amerika Serikat (Beverly Hills).
Meski telah menjelma menjadi seorang bintang film internasional dan dikelilingi oleh kesibukan global—mulai dari persiapan penayangan perdana film di Italia hingga Roma—Adelia tetap menyimpan satu impian sederhana masa kecilnya yang belum terwujud: pergi berlibur ke Pulau Bangka. Hingga akhirnya, sebuah kejutan manis datang dari Om Ferdi berupa rencana gala premiere film di Pulau Bangka. Impian Adelia pun akhirnya terwujud; ia bisa menikmati keindahan pantai berpasir putih serta bebatuan indah di Pulau Bangka bersama saudari kembarnya, Ayesha.
Perjuangan dan kerja keras: Novel ini menggambarkan bagaimana kerja keras, bakat, dan ketekunan dapat membawa seseorang menggapai impian besar hingga kancah internasional (Hollywood), tanpa melupakan akar dan keinginan sederhana masa kecil.
Ikatan keluarga dan saudara kembar: Hubungan antara Adelia dan Ayesha disajikan dengan hangat, memperlihatkan dinamika kasih sayang saudara kembar yang saling mendukung di tengah kesuksesan karier Adelia.
Latar tempat yang beragam: Pembaca diajak berkelana secara visual melalui cerita yang berpindah-pindah mulai dari lingkungan sekolah, suasana gemerlap London dan Amerika Serikat, hingga keindahan eksotis Pulau Bangka.
Aksi Nyata dan Ketekunan: Menilai bahwa sabar adalah salah satu kunci kesuksesan dalam diri nya sendiri.
Kekerungan buku :
Alur dan transisi yang terlalu cepat: Berdasarkan ringkasan bab, perpindahan kejadian antar-bab terasa sangat instan (misalnya dari bangku SD langsung melompat ke dunia akting Hollywood, pindah negara, lalu kembali lagi dengan cepat), sehingga beberapa proses perkembangan karakter terasa kurang mendalam.
Detail konflik yang terlalu sederhana: Konflik yang dihadapi tokoh utama (seperti kesibukan orang tua atau kebosanan di luar negeri) cenderung cepat terselesaikan atau langsung bergeser ke babak cerita berikutnya, sehingga kurang menghadirkan ketegangan atau tantangan yang emosional bagi pembaca.
Kelebihan buku :
Pesan motivasi yang kuat: Novel ini sangat inspiratif bagi pembaca muda karena mengajarkan arti kerja keras, ketekunan, dan keyakinan dalam mengejar mimpi—dari seorang anak sekolah biasa hingga berhasil berkarier di kancah internasional (Hollywood).
Alur cerita yang unik dan dinamis: Perpaduan antara kehidupan masa kecil yang biasa (sekolah, rapor, hubungan keluarga) dengan dunia glamor perfilman internasional (Hollywood, London, Roma) memberikan warna dan daya tarik tersendiri yang tidak monoton.
Hubungan keluarga yang hangat: Dinamika hubungan antara saudara kembar (Adelia dan Ayesha) serta dukungan dari orang tua dan kerabat memberikan sentuhan emosional yang manis mengenai arti kebersamaan keluarga.
Kesimpulan :
Novel "Me and Bangka Island" karya Aulia Oktadi Putri ini sangat inspiratif, terutama bagi pembaca muda. Ceritanya mengajarkan bahwa mimpi yang tampak sulit diwujudkan karena keterbatasan waktu atau kesibukan orang tua, suatu saat bisa tercapai dengan kerja keras dan ketekunan. Perjalanan Adelia dari seorang anak sekolah biasa hingga menjadi bintang film yang menginjakkan kaki di pulau impiannya menjadi inti cerita yang manis dan menghibur.
.
Oleh : Putri Maulani aj-jahra
Comments
Post a Comment